Mar 18, 2012

Salon Book Club - GYCS



This video is made for GYCS 2012 selection.
I am inspired by many salon club in 17th-18th centuries because it can enrich women's thought and widen women's horizon. Many women who have joined this club have produced their own book. I believe woman emancipation started from this movement.

Jan 3, 2012

A Hello from 2012

Selamat tahun baru 2012! Sebenernya udah pengen nge-blog dari tanggal 1 kemaren, tapi baru bisa internetan sekarang. Yaudahlah ya. Btw ada apa di tahun 2012 ini? Kalo menurut ramalan suku Maya sih, tahun 2012 itu kiamat. Tapi kalo menurut ramalan-ramalan di majalah, tahun ini merupakan salah satu tahun terbaiknya scorpio. Ya semoga gue masih sempet menikmati tahun terbaik itu sebelum kiamat (hey, my last words don't mean I believe 2012 will be doomed loh) soalnya tahun lalu udah cukup berat buat gue. Rasa-rasanya hampir semua yang gue apply, ga ada yang lulus. Paling banter masuk 10 besar. Awalnya sedih banget ga keterima, tapi jadi biasa aja saking seringnya *pukpuk*. Sangat berharap tahun 2012 pintu-pintu kesempatan terbuka lebar, pintu rezeki juga supaya bisa makin sering jalan-jalannya.
Gue sekeluarga besar ngerayain pergantian tahun kemaren di rumah. Makanan pun berlimpah ruah disini. Bakar-bakar jagung, panggang roti, goreng pempek, nasi kuning dan perintilan kecil lainnya. Kasian perut gue yang dipaksain masukin semua makanan itu. Pas lagi merenung di toilet, baru sadar ternyata selama 20 tahun hidup, gue selalu menghabiskan malam pergantian tahun baru dengan keluarga gue, ntah cuma nonton TV di rumah, dinner, nonton film midnight, ke desa terpencil. Gue bersyukur bisa ngabisin banyak waktu sama keluarga gue soalnya gue sayang banget sama mereka. Semakin gue gede (bisa dibilang dewasa ga ya?) semakin sayang sama keluarga, semakin pengen ngabisin waktu cuma sama keluarga, semakin ga pengen jauh-jauh dari mereka. Ya walopun gue kadang ga bisa nunjukin rasa itu ke mereka.
Ngomong-ngomong tahun baru nih, gue juga ga mau kalah sama yang lain, yang pada bikin resolusi tahun baru. Setiap tahun gue selalu bikin resolusi, mau tercapai apa ga itu urusan belakangan. Yang penting gue udah ada niat buat memperbaiki dan memimpikan hidup yang gue inginkan. Kalo kata status BBM temen gue: der Wunsch ist der Vater der Erfuellung (artinya? cari sendiri ya, kekekeke). Setelah menimbang-nimbang kerelevanan dan persentase pencapaiannya, gue menentukan inilah 12 resolusi 2012 Sri Rizki kesuma Kesuma *drum roll*:
1. IPK 3, iya cuma 3 kok, ga muluk-muluk kan?
2. Sommerkurs di Aachen, kalo ada yang baca ini dan niat sponsorin bakal gue kasih kecupan manis... di tangan.
3. Solat 5 waktu, subuh bangun subuh.
4. Nabung min.300rb/bulan, bisa kok bisa kalo ga jajan dan naik CL mulu.
5. Lari tiap selasa dan jumat sore.
6. Berenang tiap weekend.
7. Baca buku 1/2 jam/hari.
8. 1 tulisan/hari, ntah di blog, diary ataupun e-notes.
9. Ikut konferensi, yang internasional kalo bisa!
10. Bangun jam 5, tidur jam 10.
11. Hairmask/2 minggu.
12. Bikin essay/bulan.
13. Menghilang (baca:jalan-jalan ke antah berantah)/bulan.
14. Dapet beasiswa, semoga di tahun ketiga kuliah dapet ya Allah o:)
15. Bromo, 31 Desember 2012.
Banyak juga ya ternyataaa. Semoga satu persatu resolusi dan keinginan gue ini tercapai dan pas gue baca postingan ini tanggal 1 Januari 2013, setetes keharuan mengalir. Aamiin. Sekali lagi selamat tahun baru. Wunsche euch einen guten Rutsch :*

Oct 13, 2011

Revitalisasi Fasilitas Umum: Sebuah Keharusan!

"Mulai tahun depan pemerintah membatasi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi kendaraan pribadi di Pulau Jawa dan Bali." (Koran Tempo edisi 3673)
Apa yang muncul pertama kali di benak kalian selesai membaca kalimat ini? Mungkin bagi sebagian besar orang yang tidak bergantung pada kendaraan pribadi akan masa bodo dengan kalimat tersebut. Atau mungkin bagi pemerintah, pengurangan subsidi BBM akan dapat menghemat RAPBN sebesar Rp 4,9 triliun. Angka yang fantastis, bukan? Tapi bagi orang yang sangat bergantung dengan kendaraan pribadi kemana pun ia pergi akan merasa keberatan dengan kalimat ini. 
Mereka menentang keras kebijakan pemerintah ini, bukan karena tidak setuju dengan penghematan anggaran, tapi karena mereka mau tidak mau harus memilih, beralih ke kendaraan umum atau tetap menggunakan kendaraan pribadi dengan resiko dompet jebol. Sebuah pilihan yang sulit memang. Bila memilih pilihan kedua berarti harus merelakan uang untuk liburan dialihkan ke transportasi. Tapi bila memilih pilihan pertama, ya berarti harus rela kehilangan kenyamanan. 
Kendaraan umum di Indonesia masih belum mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah, mulai dari kereta yang tidak sesuai jadwal sampai metromini ugal-ugalan yang tidak layak jalan lagi. Pemerintah seharusnya memperbaiki fasilitas umum ini terlebih dahulu, baru bisa menjalan kebijakan pelarangan penggunaan bbm subsidi tersebut. Saya sangat yakin bila pemerintah merevitalisasi kendaraan-kendaraan umum, maka masyarakat dengan sendirinya akan menggunakan transportasi massal tersebut. Kota Seoul contohnya, dulu sering terjadi kemacetan di kota itu. Tapi pemerintahnya serius membenahi transportasi umum sehingga banyak orang meninggalkan kendaraan pribadinya, lalu beralih ke kendaraan umum. Kemacetan pun akhirnya teratasi. Sebuah prestasi bukan?
Ayolah pemerintah, jangan mudah terpedaya pengusaha-pengusaha kendaraan dan jalan. Tengoklah ke bawah. Sudah waktunya rakyat Indonesia merasakan kenyamanan serta keamanan di kendaraan umum. Selain dapat menghemat anggaran dan mengurangi kemacetan, hal tersebut juga dapat mengurangi emisi gas buang CO2. Indonesia hijau, kenapa tidak?

Oct 9, 2011

blog yang kesekian

Hai hai, selamat datang di blog gue yang kesekian. Gue ini rajin bikin blog, tapi ga rajin ngeposting. Hmm, lebih tepatnya ga setia sama satu blog. Gue udah punya banyak blog, mulai dari wordpress, tumblr sampe yang blogspot juga. Tapi jarang gue urus, palingan yang wordpress yang masih sering diliat-liat. Akhirnya gue memutuskan untuk membuat blog baru dengan niatan dalam hati harus rajin-rajin posting. Voila jadilah blog ini, hehehe.
Sebenernya si gue bikin blog ini terinspirasi sama satu orang yang ga gue kenal, tapi gue merasa deket sama dia karena tulisan-tulisan di blognya. Enak banget rasanya baca tulisan-tulisan dia. Mengalir dan simpel. Jujur dia ini orang yang gue cari dan gue idam-idamkan. Tapi sayang udah ada yang punya, ha ha ha. Ketawa lesu.
Gue nulis ini pas lagi mau nyelesain esai syarat untuk join English Debate Society (EDS) UI. Asosiasi ini merupakan asosiasi debat bahasa Inggris pertama yang ada di Indonesia. Gue tertarik untuk ikut asosiasi ini soalnya gue pengen latihan bahasa Inggris. Kebanyakan belajar bahasa Jerman udah melunturkan kemampuan bahasa Inggris gue dari yang pas-pasan jadi semakin pas-pasan, huhuhu. Makanya gue pengen ikut EDS, biar gue ga lupa sama bahasa Inggris. Selain pengen latihan bahasa Inggris, gue juga pengen latihan ngomong di depan publik. Gue ini sebenernya ga pemalu, gue biasa ngobrol dengan orang-orang terus cerita-cerita, tapi sayangnya ketika harus ngomong depan banyak orang kelu-lah lidah gue, ga tau mau ngomong apa. Makanya gue harus belajar ngomong depan publik, kan gue mau jadi diplomat! Tapi-tapi malesnyooo ngerjain esai ini, gimana mau keterima coba? Padahal apa aja yang mau ditulis udah ada di otak, tapi kok susah merubahnya menjadi kata-kata. Makin susah lagi jadinya kalo gue terus ngeluh dan ga berenti ngetik postingan ini. hahaha. 
Adios!